Kamis, 29 Agustus 2013

CENDANA RESIDENCE YOGYAKARTA

Berlokasi di daerah strategis di Yogyakarta, kabupaten Bantul. Hanya berjarak 1,5 KM dari kampus ISI Yogyakarta dan desa wisata Kasongan, kami persembahkan kepada masyarakat berkelas sebuah hunian mewah yang nyaman dan aman. Dengan lebar jalan lingkungan 7 meter dan one gate system, memberikan kenyamanan tempat tinggal yang sesuai untuk keluarga muda.

Desain gate dan lingkungan Cendana Residence yang ditata
dengan apik dan penuh kenyamanan

Tersedia dengan type 55 dan luas lahan 97,5 M2 .
Spesifikasi bangunan yang kokoh dan berkelas



Denah ruangan, site plan, dan peta menuju
lokasi Cendana Residence


Senin, 04 Juni 2012

Perubahan Harga FLPP


Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) melakukan sosialisasi kepada pihak Bank Penyalur terkait Peraturan Menteri Perumahan Rakyat (Permenpera) yang mengatur penyaluran FLPP tahun 2012. Adanya Permenpera yang baru ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah penyaluran FLPP terhadap masyarakat yang ingin memiliki rumah dengan harga terjangkau dan suku bunga rendah.


Deputi Bidang Pembiayaan Kemenpera Sri Hartoyo mengungkapkan, salah satu upaya untuk meningkatkan penyaluran FLPP adalah dengan membuat kebijakan yang dapat mengakomodir berbagai masukan dari pemangku kepentingan bidang perumahan. "Kami berharap adanya Permenpera Nomor 07 dan 08 Tahun 2012 ini dapat meningkatkan penyaluran dana FLPP kepada masyarakat," ujar Sri Hartoyo saat Rapat Koordinasi dan Konsultasi Pelaksanaan KPR FLPP di Jakarta, Jum'at (1/6). Dalam kegiatan tersebut hadir sejumlah perwakilan perbankan yang menjalin kerjasama penyaluran FLPP dengan Kemenpera.

Senin, 07 Mei 2012

Ketika Renovasi Lebih Sulit dari Membangun Rumah


KOMPAS.com – Bertambahnya jumlah keluarga menuntut bertambah pula kebutuhan ruang dalam hunian. Hal inilah yang membulatkan tekad Anda untuk merenovasi rumah. Masalahnya, memulai renovasi terkadang lebih sulit daripada membangun rumah dari awal.


Padahal, Anda tidak menginginkan hasil lebih buruk karena direnovasi. Untuk itu, perhatikan kriteria desain renovasi berikut ini.


Pengembangan tidak lebih dari 50 persen


Merenovasi bukan berarti mengganti seluruh bangunan. Ada faktor eksisting yang harus dipertimbangkan. Jika ingin melakukan pengembangan, eksplorasi semua kemungkinan yang ada. Sebaiknya, pengembangan bangunan tidak lebih dari 50 persen bangunan awal.


Pertahankan struktur lama


Sebagai bagian utama sebuah rumah, sebisa mungkin pertahankan struktur yang lama. Mengubah struktur membutuhkan usaha lebih. Selain itu, membutuhkan perhitungan sendiri, juga membuata biaya struktur lebih membengkak. Jika penambahan struktur baru memang sangat diperlukan, percayakan kepada ahli struktur untuk penghitungannya.

Menpera Tunggu Menkeu Luluskan Kenaikan Harga Rumah


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz mengatakan, usulan kenaikan harga rumah bebas PPN belum menemui kata sepakat. Saat ini, Menpera masih menunggu keputusan Menteri Keuangan (Menkeu).


"Menkeu sekarang sedang hitung kerugian yang diderita negara dari usulan kenaikan harga rumah ini," kata Djan Faridz ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (4/5/2012).


Menpera mengatakan usulan kenaikan harga rumah ini masih diperuntukkan untuk rumah sejahtera tapak. Usulan kenaikannya bervariasi berdasarkan tiga wilayah. Untuk wilayah Sumatera, Kalimantan dan Jawa kenaikan diusulkan sebesar Rp 88 Juta. Wilayah Sulawesi, Batam, dan Bali kenaikan diusulkan sebesar Rp 95 Juta, dan wilayah Papua sebesar Rp 145 Juta.


Sebelumnya, Kemenpera telah menetapkan harga rumah sejahtera tapak dengan fasilitasi likuditas pembiayaan perumahan (FLPP) sebesar Rp 70 juta dengan besaran suku bunga 7,25 persen dari sebelumnya 8,15 persen. Rumah ini dapat diangsur sebesar Rp 575.00  dari sebelumnya Rp 625.000, dengan biaya saat pertama akad kredit Rp 7.615.000.


Djan Faridz yakin kenaikan harga rumah ini masih bisa dijangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan plafon gaji maksimal Rp 3.500.000 dan tenor 15 tahun.

Jumat, 04 Mei 2012

Bangun 10.000 Rumah, BTN Siapkan Rp 750 Miliar


Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Tbk (Persero) (BTN) menyediakan dana Rp 750 miliar untuk pembiayaan kredit perumahan rakyat (KPR) komersial sekitar 10 ribu unit di tahun 2012.


Hal ini disampaikan Direktur Consumer dan Operasional BTN Irman Alvian Zahiruddin usai paparan publik dalam Investor Day di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (3/5/2012).


"Ada 10 ribu unit untuk KPR komersial yang kami siapkan," katanya.


Sedangkan untuk KPR dengan pola subsidi pemerintah atau FLPP, diakui Irman masih rendah. Tercatat hingga triwulan I baru 2.500 KPR FLPP yang terserap.


Pada periode selanjutnya, perseroan mengejar 2.500 unit rumah KPR FLPP baru meski unit yang disediakan pengembang relatif sedikit. "Kita kejar 2.500 lagi," tutur Irman.


Sebelumnya, Irman menerangkan lambannya penyaluran kredit FLPP. Alasannya, banyak rumah yang ditawarkan sudah di atas dari syarat pembiayaan FLPP.


"Unit yang ada hari ini yang luasnya tipe 36 atau harganya di atas Rp 70 juta. Jadi nggak masuk dalam katagotri FLPP," tegasnya.


"Kita masih komit 16.000 unit FLPP tahun ini. Kita kejar (penyaluran) Rp 1 triliun. Keinginan BTN membiayai 120 ribu rumah atau uangnya Rp 7 triliun," tambahnya.


Sumber : www.detik.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...